Pertanyaan:

Assalamu ’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustadz, saya ingin bertanya tentang apakah kita sebagai seorang muslim disunnahkan untuk membunuh cicak?. Dan kemudian apa hukum membunuh cicak itu sendiri? sekian Jazakumullah khairan katsira (semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan yang banyak).

Jawaban kami

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh
Terimakasih kepada saudara/ i yang telah mengajukan pertanyaan kepada majalah taujih ini, semoga dengan pertanyaan yang diajukan kepada kami ini mampu memberikan pencerahan kepada saudara-saudara muslim lainnya yang memiliki pertanyaan yang sama.
Bagi para pembaca budiman yang memiliki pertanyaan masalah keislaman bisa mengajukan kepada kami melalui link ajukan pertanyaan ini.

Hukum membunuh cicak menurut islam

Hukum membunuh cicak dalam agama Islam adalah Sunah. Hal ini disebabkan oleh kisah cicak yang akhirnya berpihak kepada Namrud Ibn Kan’an untuk ikut membakar Nabi Ibrahim AS. Beberapa hadis bahkan sangat menganjurkan umat muslim untuk membunuh cicak yang mendapat gelar sebagai hewan fasiq dari Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Imam Nawawi dalam syarah shahih Muslim menyebutkan ‘illat (alasan) bahwa cicak digolongkan hewan yang fasiq karena ia merupakan hewan yang memberikan dampak mudharat dan mengganggu manusia.

Dikisahkan oleh Sa’ad bin Abi Waqqash r.a, bahwa Nabi Saw memerintahkan (umatnya) untuk membunuh cicak, dan beliau menyebut (cicak) sebagai hewan fasiq (pengganggu).” (HR. Muslim)

Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang membunuh seekor cicak dengan satu pukulan dicatat baginya seratus kebaikan, dalam dua pukulan pahalanya kurang dari itu, dalam tiga pukulan pahalanya kurang dari itu.” (HR. Muslim).

Kemudian Al-Munawi mengatakan, “Allah memerintahkan untuk membunuh cicak karena cicak memiliki sifat tercela, sementara dulu, dia meniup api yang membakar Nabi Ibrahim sehingga (api itu) menjadi besar.” (Faidhul Qadir).

Tak hanya itu, sebuah hadis lain juga mengisahkan tentang Aisyah yang mengatakan, “Aku mendengar bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang membunuh cicak maka Allah akan menghapus tujuh kesalahan atasnya.” (HR Thabrani)

Berlanjut dari hadis tersebut, Ibnu Majah meriwayatkan sebuah hadis yang mengisahkan bahwa ia bertemu dengan Aisyah dan melihat di rumahnya terdapat sebuah tombak yang tergeletak. Dia pun bertanya kepada Aisyah, ”Wahai Ibu kaum mukminin apa yang engkau lakukan dengan tombak ini?” Aisyah menjawab,”Kami baru saja membunuh cecak-cecak. Sesungguhnya Nabi saw pernah memberitahu kami bahwa tatkala Ibrahim as dilemparkan ke dalam api tak satu pun binatang di bumi saat itu kecuali dia akan memadamkannya kecuali cecak yang meniup-niupkan apinya. Maka Rasulullah saw memerintahkan untuk membunuhnya.” (HR Ibnu Majah).

4 Pembagian Binatang Menurut Imam As-Suyuthi

Imam Suyuthi menyebutkan bahwa Binatang – binatang itu terbagi menjadi empat macam.

  • Pertama, adalah binatang yang didalamnya terdapat manfaat dan tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh maka ia tidak boleh dibunuh justru dianjurkan untuk dikonsumsi. Contohnya adalah ayam, kambing, sapi dll.
  • Kedua, adalah binatang yang di dalamnya mengandung bahaya dan tidak bermanfaat bagi tubuh maka dianjurkan untuk dibunuh. Contohnya adalah ular, kalajengking, cicak dll.
  • ketiga, adalah binatang yang di dalamnya mengandung manfaat positif bagi tubuh namun sekaligus juga berbahaya bagi manusia maka tidak dianjurkan dan tidak pula dimakruhkan untuk membunuhnya. Contohnya adalah seperti burung elang.
  • Keempat, adalah jenis Binatang yang tidak mengandung manfaat didalamnya dan tidak pula berbahaya bagi manusia maka ia tidak diharamkan dan tidak pula dianjurkan untuk membunuhnya. Contohnya adalah seperti ulat, serangga dan lainnya.

Hukum membunuh Cicak menurut sains

Tak cuma lewat hadits, ternyata dalam sains juga disebutkan bahwa cicak membawa ribuan bakteri berbahaya dalam mulut. Meski dikatakan tidak berbisa atau tidak langsung menyebabkan kematian, namun hama cicak juga bisa merugikan manusia.

Dilansir laman nbc, Eugene Onah, seorang dosen ilmu biologi lingkungan dan zoologi di Universitas Nigeria, mengatakan bahwa cicak memang tidak beracun. Namun bakterinya cukup berbahaya bagi manusia.

“Seseorang tidak akan mati secara otomatis hanya karena cicak jatuh ke dalam makanan seseorang, namun cicak membawa ribuan bakteri dalam mulutnya. Maka kecenderungan seseorang terinfeksi dari bakteri itu juga sangat tinggi.”

Beberapa bakteri berkembang biak dalam waktu singkat yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh seseorang dalam waktu singkat.

Menurut Animal Diversity Web, database yang ditulis oleh University of Michigan di AS, menyebut air liur dan kulit cicak bahkan mengandung bakteri salah satunya e-coli.

Bakteri ini bisa menyebabkan masalah sakit dan kram perut, bahkan demam. E-coli umumnya menjadi penyebab masalah pada saluran pencernaan.

Pahala membunuh cicak.

Mengenai hal ini, Nabi Saw menjelaskan perihal pahala yang akan didapatkan dengan mengamalkan anjurannya. Disebutkan dalam sebuah hadis, Rasulullah Saw bersabda: ”Barangsiapa membunuh cicak maka pada awal pukulannya baginya ini dan itu dari kebaikan. Barangsiapa yang membunuhnya dalam pukulan kedua maka baginya ini dan itu yakni kebaikan yang berbeda dengan yang pertama. Jika dia membunuhnya pada pukulan ketiga maka baginya ini dan itu kebaikan yang berbeda dengan yang kedua.” (HR. Muslim).

Apa Hikmah Membunuh cicak Bagi seorang Muslim?

Lantas kita sebagai seorang muslim pasti bertanya kenapa kita perlu membunuh cicak?, dan apa saja hikmah yang akan kita dapatkan jika kita membunuh hewan cicak ini.

Berikut ini adalah hikmah yang akan kita dapatkan jika kita membunuh hewan cicak ini:

  • 1.  Mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW

Didalam agama islam membunuh cicak merupakan sunnah dari nabi muhammad saw. Kita akan mendapatkan pahala karena kita mengikuti sunnah dari baginda nabi besar kita.

Dari hadits yang diriwayatkan oleh  Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: “Barang siapa membunuh cicak dalam sekali pukul, maka ditulis untuknya seratus kebaikan, dan dalam dua kali pukulan kurang dari itu (seratus kebaikan), dan dalam tiga kali pukulan, kurang dari itu.” (HR. Muslim)hadist diatas menunjukkan bahwa membunuh cicak adalah sebuah anjuran sunnah dari baginda nabi muhammad saw.

  • 2. Sebagai bentuk kecintaan kita kepada nabi muhammad saw

sebagai seorang muslim kita diwajibkan untuk mencintai nabi muhammad saw. Dan salah satu cari kita mencintai beliau adalah dengan mengerjakan sunnah-sunnah yang beliau ajarkan kepada ummat nya.

  • 3.Mengurangi populasi penyebab penyakit di lingkungan kita

Islam dengan begitu sempurnanya menyuruh ummat nya untuk membunuh cicak dengan melalui perintah sunnah nabi Nya.

Tentu saja islam tidak mungkin menyuruh begitu saja tanpa ada hikmah nya, hikmah kita disunnahkan untuk membunuh cicak adalah agar lingkungan kita terhindar dari racun-racun yang ada didalam tubuh cicak itu sendiri.

 

Wallahu alam bissawab.

Artikel ini adalah jawaban yang diajukan oleh pembaca majalah taujih kepada redaksi. Berikut ini adalah hukum berpuasa di bulan rajab berikut dengan dalil syar’i nya. Semoga artikel ini menjawab pertanyaan tersebut dan bermanfaat juga bagi para pembaca lainnya yang sedang memiliki pertanyaan yang sama.

Dan jika bagi para pembaca sekalian ada pertanyaan seputar keagamaan silhakan dikirimkan kepada redaksi di link berikut ini

Ajukan Pertanyaan ke majalah Taujih

Pertanyaan Pembaca

Assalamualaikum wr wb
afwan ust saya mau bertanya
apa hukum puasa di bulan rajab?
apakah ada dalil shahih tentang puasa rajab?
dan apa saja keutamaan puasa di bulan rajab?
kemudian apakah saya harus berpuasa di bulan rajab
terima kasih ust

 

Jawaban dari team redaksi terkait hukum berpuasa di bulan rajab

💡Hukum puasa bulan rojab :
1. Hukum puasa bulan rojab tidak full satu bulan : para ulama 4 madzhab sepakat kesunnahannya.

2. Hukum puasa bulan rojab full satu bulan : ada ikhtilaf dikalangan ulama, sebagian berpendapat Sunnah, sebagian berpendapat makruh.

💡Dalil masyru’nya puasa Rajab ada 3 macam :
1. Dalil umum, yakni dalil masyru’nya puasa dan dianjurkannya puasa secara umum. (Ini banyak yg shohih)

2. Dalil sunnahnya puasa di bulan haram, dan Rajab termasuk bulan haram (dalil keutamaan bulan haram banyak yg shohih).

3. Dalil anjuran puasa bulan rojab secara khusus, semuanya dhoif, imam Tajudin As Subki menukil perkataan Imam Muhammad bin Manshur as sam’ani yang bunyinya :

لم يرد في استحباب صوم رجب على الخصوص سنة ثابتة، والأحاديث التي تروى فيه واهية لا يفرح بها عالم.

Berkata imam Ibnu Hajar Al ‘asqalani :

لم يرد في فضل شهر رجب , ولا في صيامه ولا صيام شيء منه معين , ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة
💡keutamaan puasa bulan Rajab secara khusus haditsnya dhoif. Dalil” keutamaan puasa secara umum, dan puasa di bulan Haram berlaku juga di bulan Rajab.

💡Apakah harus puasa di bulan rajab, jawabnya : tidak. Karena puasa di bulan Rajab hukumnya Sunnah, bukan wajib..

Semoga artikel yang singkat ini mampu menjawab pertanyaan dari para pembaca sekalian.

Wallahu a’lam.