Artikel ini adalah jawaban yang diajukan oleh pembaca majalah taujih kepada redaksi. Berikut ini adalah hukum berpuasa di bulan rajab berikut dengan dalil syar’i nya. Semoga artikel ini menjawab pertanyaan tersebut dan bermanfaat juga bagi para pembaca lainnya yang sedang memiliki pertanyaan yang sama.

Dan jika bagi para pembaca sekalian ada pertanyaan seputar keagamaan silhakan dikirimkan kepada redaksi di link berikut ini

Ajukan Pertanyaan ke majalah Taujih

Pertanyaan Pembaca

Assalamualaikum wr wb
afwan ust saya mau bertanya
apa hukum puasa di bulan rajab?
apakah ada dalil shahih tentang puasa rajab?
dan apa saja keutamaan puasa di bulan rajab?
kemudian apakah saya harus berpuasa di bulan rajab
terima kasih ust

 

Jawaban dari team redaksi terkait hukum berpuasa di bulan rajab

💡Hukum puasa bulan rojab :
1. Hukum puasa bulan rojab tidak full satu bulan : para ulama 4 madzhab sepakat kesunnahannya.

2. Hukum puasa bulan rojab full satu bulan : ada ikhtilaf dikalangan ulama, sebagian berpendapat Sunnah, sebagian berpendapat makruh.

💡Dalil masyru’nya puasa Rajab ada 3 macam :
1. Dalil umum, yakni dalil masyru’nya puasa dan dianjurkannya puasa secara umum. (Ini banyak yg shohih)

2. Dalil sunnahnya puasa di bulan haram, dan Rajab termasuk bulan haram (dalil keutamaan bulan haram banyak yg shohih).

3. Dalil anjuran puasa bulan rojab secara khusus, semuanya dhoif, imam Tajudin As Subki menukil perkataan Imam Muhammad bin Manshur as sam’ani yang bunyinya :

لم يرد في استحباب صوم رجب على الخصوص سنة ثابتة، والأحاديث التي تروى فيه واهية لا يفرح بها عالم.

Berkata imam Ibnu Hajar Al ‘asqalani :

لم يرد في فضل شهر رجب , ولا في صيامه ولا صيام شيء منه معين , ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة
💡keutamaan puasa bulan Rajab secara khusus haditsnya dhoif. Dalil” keutamaan puasa secara umum, dan puasa di bulan Haram berlaku juga di bulan Rajab.

💡Apakah harus puasa di bulan rajab, jawabnya : tidak. Karena puasa di bulan Rajab hukumnya Sunnah, bukan wajib..

Semoga artikel yang singkat ini mampu menjawab pertanyaan dari para pembaca sekalian.

Wallahu a’lam.

TT Ads

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *